Kamis, 13 Desember 2012
TUHAN KU CINTA DIA
Dia ...
Ku cinta
Datang saat sesaat bersama
Tatap matanya seakan runtuhkan jiwa
Senyumnya sampai kini masih ada
Dia
Banyak kisah tertulis
Di jantung dan iga
Seperti hampa tanpa adanya...Dia
Jauh kaki melangkah
Rupa dan bayang selalu dibawa
Di mata ini andai kau tahu
Kamu
Denyut nadi mungkin seakan berhenti
Kau tak ada.Terlaluku mencintamu
Sudah berhambur kata rindu
Di atas kertas
Lusuh
Koyak
Terbang ditiup angin
Hanya sebatas saksi bisu
Dia...
Sekian lama mendamba
Memupuk rindu kian bergelora
Lamunan tentangmu di seberang sana. Dulu
Lantas
Terhempas
Sangat sakit dan sesak
Bulan yang indah
Berubah muram gelap durjana
Senandung rindu
Jadi syair perih sunyi
Dia
Jadi sia-sia
Linang mata seakan berdarah
Kikis perih kisah-kisah indah
Menipis jantung ngilu rasa di iga
Dan.. itu jadi kecewa
Rindu seluas samudera
Kering jadi kerikil tajam dan debu
Semua kisah..
Semua rindu
Semua cinta
Seakan tak berguna
Tinggal luka
Sementara mungkin dia...kura-kura dalam perahu
Sudahlah..
Dalam hening baiknya berdoa
Tuhan... Peluk aku
Aku rapuh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar