
Tak kupetik dari kayangan, Tak kupetik dari taman. Tapi kupetik dari hatiku yg terdalam. Lama kusemai benih dari tatapanmu. Kutunggu dengan impian kan tumbuh berbunga indah. Kupupuk kusiram tiada lelah. Kuiringi dengan petikan nada cinta mengalun perlahan dari jiwa. Kini mawar kian indah. Mekar selaksa purnama. Harum bagai parfum bidadari surga. Coba lihat senyumku. Coba rasakan getar dadaku..coba baca yg tertulis di jantung pun bening mataku...sayang, disitu ada dirimu.
Saatku berdebar persembahkan bunga hati slama ini telah tumbuh dari suci cinta. Bentangkan tanganmu, bukakan hatimu, sambutku dg senyummu. ''Aku sangat cinta kepadamu''
Terimalah aku diriku dirimu sgalanya.
* idil, mei 09*
TELAH KAU TAHU
Aku dan awal yg biasa. Tiba-tiba bagai angin menelusupi tiap cela raga dan jiwaku. Matamu mengetuk mata hatiku. Rasalah yg memaksa memecah karang, menentang gelombang, mendaki tinggi, terbang lintas malam temui bulan. Telah kubilang''aku suka kamu'' coba katakan pula kepadaku. Tak inginku malam hampa tanpa gemintang, tak inginku langit menjelma kelabu, tak inginku mimpi tanpa dirimu. Lengkapkan mlm dg kerlip-kerlip yg tiada jemu.. Lengkapkan aku dg hadirmu.. Lengkapkan kata dari lidahku..lengkapkan kita dengan cinta.
Oke
BalasHapus